5 Tips Investasi, Hati-Hati Terjebak Investasi Bodong

https://lh6.googleusercontent.com/FzH_MxGax0YE29Ayq6hxtIzMlWGKSu_JLpJCroMsLENsXKUL0IbL6p1Praw3AX0wNTeFpSyRlJ3cHrmfRdoOBBM2PDoZouDp0DxjUkDkwlgrjBdGA8_78tJP7oQK7m50I4PcNRRB

Investasi di masa pandemi dibutuhkan langkah yang hati-hati apalagi setelah terjadinya kasus investasi bodong dengan kedok perencana keuangan. Investasi tentu berharap mendapatkan keuntungan. Jadi, langkah bijak yang harus diingat adalah jangan pernah menggunakan pinjaman tunai untuk investasi karena investasi pun punya potensi kerugian.

Lalu apa saja ya kira-kira tips investasi yang harus dilakukan terutama di masa pandemi seperti saat ini? Berikut ada beberapa tips investasi yang aman dilakukan di masa pandemi.

1. Kembali ke investasi konvensional

Beberapa orang menyarankan untuk kembali ke instrumen investasi konvensional seperti emas dan properti. Jika ingin investasi jangka pendek bisa memilih emas. Sementara jika ingin investasi jangka panjang bisa memilih properti atau tanah kavling.

Untuk investasi di properti pun bukan tanpa risiko, karena kita harus memenuhi persyaratan legal dalam jual beli properti atau tanah. Jika ingin mengurangi risiko tersebut, bisa dimulai dengan investasi logam mulia yang bersertifikasi.

2. Jangan mudah tergiur dengan imbal balik yang besar dalam waktu singkat

Investasi memang harus menguntungkan. Jika memungkinkan dalam waktu singkat. Namun, para praktiknya tidak semua dana yang diinvestasikan bisa kembali berlipat dalam waktu yang singkat. Untuk mendapatkan cuan dibutuhkan proses dan waktu.

Oleh karena itu, jangan pernah mudah teperdaya jika ada tawaran investasi dengan imbal balik besar dalam waktu singkat. Gunakan akal sehat sekalipun yang menawarkan adalah saudara bahkan keluarga sendiri. 

3. Pelajari produk tentang keuntungan serta risikonya

Setiap instrumen investasi pasti ada kelebihan dan kekurangannya, termasuk risiko yang harus dipahami. Misalnya seperti instrumen investasi saham yang harganya bisa naik dan turun. Begitupun dengan emas yang bisa naik dan turun tergantung kondisi pasar. Dibutuhkan analisa yang tepat sebelum memutuskan untuk berinvestasi, minimal sudah memahami apa risiko yang akan ditanggung jika terjadi kemungkinan terburuk sekalipun.

4. Jangan simpan di satu keranjang

Nasihat investasi ini memang perlu diperhatikan dengan seksama. Sederhananya jangan hanya bergantung pada satu sumber penghasilan. Begitu juga dengan investasi. Jangan hanya fokus menginvestasikan ke salah satu instrumen saja, tetapi dibedakan atau diversifikasi investasi. Contohnya jika punya dana Rp100 juta, jangan semuanya digunakan untuk investasi saham, bisa dibagi-bagi ke saham, emas, deposito, dan sebagainya. 

5. Pilih lembaga yang terdaftar di OJK

Setiap lembaga keuangan di Indonesia wajib memiliki izin dari OJK. Jadi, jika ada perusahaan yang menawarkan keuntungan tinggi dalam waktu singkat, periksa dulu izin operasionalnya. Pun apakah izinnya sudah sesuai atau tidak. 

Selain berinvestasi, salah satu yang dilupakan adalah berwirausaha atau menjadi seorang entrepreneur. Ada beberapa peluang usaha yang tetap bisa dilakukan di masa pandemi seperti saat ini. Misalnya seperti berjualan alat kesehatan, makanan siap masak atau siap makan, hingga jasa logistik. 

Soal modal tidak perlu khawatir karena fintech seperti Kredivo pun dapat memberikan pinjaman tunai untuk modal usaha dengan kredit limit yang mumpuni. 

Terlebih saat ini mengajukan pinjaman tunai bisa tanpa kontak sama sekali alias bisa langsung lewat aplikasi Kredivo saja. Kredivo dikenal sebagai penyedia kartu kredit tanpa kartu kredit sejak lama. Selain itu, Kredivo juga sudah terdaftar secara resmi di OJK dengan nama PT FinAccel Digital Indonesia dengan nomor registrasi S-236 / NB.213 / 2018.

Kredivo tidak hanya dikenal sebagai aplikasi cicilan pengganti kartu kredit, melainkan juga aplikasi yang bisa dimanfaatkan untuk mengajukan pinjaman tunai dengan kredit limit sampai dengan Rp30 juta per member. Fitur pinjaman mini dan pinjaman jumbo bisa didapatkan bagi member premium yang sudah terdaftar.  Bunganya 2,6% perbulan. Tenornya fleksibel mulai dari 3, 6 hingga 12 bulan.

Selain itu, Kredivo juga bisa digunakan untuk bayar ini itu setiap bulan. Mulai dari pembelian pulsa listrik, pembayaran PDAM, tagihan telepon hingga belanja offline di McD ataupun IKEA dan 350+ merchant lainnya yang sudah bekerjasama dengan Kredivo. Belanja apa saja bisa dicicil dengan bunga 2,6% saja per bulan! Atau bisa juga memanfaatkan pay later Kredivo. Belanja hari ini bayar 30 hari kemudian dengan bunga 0%. 

Unduh sekarang aplikasi resminya di Google Play Store ataupun di App Store dan lakukan pendaftaran dengan sangat mudah. 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *