Gejala Diabetes Tipe 2 Yang Jarang Disadari Penderitanya

4 Jenis Diabetes Melitus, Nomor 3 Tak Dianjurkan Puasa

Diabetes militus tipe 2 merupakan kondisi dimana kadar gula didalam darah telah melebihi nilai normal. Kadar gula darah yang tinggi ini terjadi karena tubuh tidak menggunakan hormon insulin secara normal. Hormon insulin ini sendiri merupakan hormone yang akan membantu gula atau glukosa untuk bisa masuk kedalam sel tubuh untuk diubah menjadi energi. Pasien diabetes tipe 2 bisa merasakan berbagai gejalanya seperti munculnya bagian tubuh yang menghitam, luka yang sulit sembuh, hingga kaburnya penglihatan. Tetapi gejala gejala tersebut membutuhkan waktu yang cukup lama untuk bisa muncul dan dirasakan oleh penderitanya. Dan bahkan kondisi tersebut berpotensi besar tidak akan disadari oleh penderitanya sehingga akan terjadinya komplikasi.

Berikut dibawah ini gejala diabetes tipe 2 yang jarang disadari oleh penderitanya diantaranya yaitu :

  1. Meningkatnya Buang Air Kecil

Tanda peringatan dini yang umumnya akan dialami oleh mereka yang menderita diabetes tipe 2 adalah meningkatnya buang air kecil, hal tersebut terjadi sebagai akibat langsung dari terjadinya kelebihan gula darah. Pada saat glukosa tidak ditransfer dengan benar ke sel sel tubuh, maka ginjal akan bekerja lebih keras lagi untuk membuangnya kedalam urin. Sedangkan sifat gula adalah akan menarik cairan atau hidrofilik sehingga akan keluarnya cairan lebih banyak, dan akhirnya menyebabkan seringnya buang air kecil.

  1. Rasa Haus Yang Berlebihan

Mengalami rasa haus yang berlebihan juga bisa menjadi pertanda jika kamu telah menderita diabetes tipe 2 yang biasanya disertai dengan sering buang air kecil. Pada saat tubuh kamu kehilangan sejumlah besar cairan secara terus menerus melalui urin, maka akan terjadinya dehidrasi ringan yang merupakan efek samping yang biasanya akan dialami.

Untuk mereka yang menderita diabetes, pola ini sering menyebabkan mereka merasakan haus yang sulit untuk ditahan meski telah banyaknya jumlah cairan yang mereka minum. Pastinya semakin seringnya mereka minum maka mereka akan sering buang air kecil. Oleh karena itulah mengapa kedua gelaja tersebut akan terjadi secara bersamaan.

  1. Peningkatan Rasa Lapar

Pada saat tubuh kamu tidak memiliki kemampuan yang benar untuk menyerap gula darah kedalam sel otot, hati, dan lemak. Maka pastinya kamu akan menjadi mudah lelah dan membutuhkan energi tambahan untuk bisa melakukan fungsi tubuh dengan baik, sehingga hal ini tentunya akan menyebabkan meningkatnya rasa lapar.

Selain itu juga akan lebih terpacunya kerja kelenjar pankreas untuk menghasilkan insulin lebih banyak. Proses ini telah distimulasi oleh sensor otak yang mengganggap jika tubuh kamu sedang berada dalam rasa lapar karena membutuhkan energi. Sehingga hal tersebut pastinya akan menyebabkan seseorang ingin terus makan.

  1. Penglihatan Kabur

Penglihatan kabur ini merupakan gejala awal terjadinya diabetes tipe 2 yang bersifat tambahan, artinya gejala ini tidak akan selalu muncul. Hal tersebut bisa terjadi karena tingginya kadar gula darah akan menyebabkan pembengkakan lensa mata, sehingga akan menjadi kaburnya penglihatan.

Gejala ini pada penderita diabetes tipe 2 cenderung akan datang dengan cepat. Tetapi untungnya masalah ini dapat diperbaiki secara cepat dengan cara menurunkan kadar gula darah dengan obat obatan dan merubah pola maka sesuai dengan anjuran dokter.

Intinya diabetes tipe 2 ini merupakan sebuah kondisi medis yang kronis dimana hati, otot, dan sel sel lemak yang resisten terhadap insulin, sebuah zat yang akan membantu sel sel ini untuk menyerap gula darah.